.:::: AgusSudiarta ::::.
Showing posts with label Yang Lucu. Show all posts

Aslinya Mana??

12:12 PM
Ada gadis cantik mau foto copy ijazah di tempat foto copy. Setelah selesai, saking buru-burunya ijazah aslinya ketinggalan…
Dia segera kembali ke toko foto copy dan langsung nanya, “Mas…mas… aslinya mana?”
Terus dijawab sama mas-mas tukang foto copy, “Solo, Mbak…”
· · · · · · · · · ·


Read On 0 komentar

Takut Ketabrak Kereta

12:11 PM
Seorang nenek tampak kebingungan di depan sebuah stasiun kereta.
Di kejauhan seorang anak muda melihatnya, dan akhirnya mendekati sambil bertanya “Ada yang bisa saya bantu, Nek?”
Si Nenek bertanya “Kereta yang ke Jakarta jam berapa?”
“Oh, jam setengah empat, Nek.”
“Kalo yang ke Bandung?” Si Nenek bertanya lagi.
“Sebentar lagi, Nek jam setengah tiga…” jawab anak muda, “Emangnya mau ke mana Nek?”
Jawab Nenek, “Nggak ke mana-mana kok, mau nyebrang aja, takut ketabrak kereta.”
· · · · · · · · · ·


Read On 0 komentar

Jari Mana

12:09 PM

Sukirno menikahi Donna. Pada malam pengantin dia menunjukkan 5 jari kepada istrinya.
Melihat itu Donna berkata: “Ooh darling, 5 kali??? Yakiiiinn???”
Sukirno menjawab: “Bukan sayang, pilih salah satu jariku mana yang mau dipake!!!”:d
· · · · · · · · · ·


Read On 0 komentar

Ana Fotong Deh

12:07 PM

Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dari Arab yang menjadi klien penting bagi perusahaannya.
Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya untuk menikahinya. Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun.
Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.
“Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat.”
Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, “Ok, ok, ana felikan, ana felikan.”
Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah.
“OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar 100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi.”
Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil handphone-nya dan mengontak sana sini. “Ok, ok, ana fuatkan, ana fuatkan.”
“Gawat!”, pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini.
Sambil mengedipkan mata, ia berkata, “Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya aku mau laki-laki yang menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm.”
Si raja minyak tampak kaget dan kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan.
Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata, “Ok, ok, ana fotong, ana fotong deh…”


Read On 0 komentar

Yang Mana Bosnya

12:04 PM

Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya.
Guru: Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Bupati, Bu!!!
Guru: Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Gubernur, Bu!!
Guru: Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Presiden, Bu!!
Guru: Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Seharusnya sih Rakyat, Bu!!
Guru: Kok, pakai seharusnya?
Murid: Karena sekarang malah terbalik Bu guru.
Guru: Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?
Murid: Yang pasti mereka suka warna abu-abu.
Guru: Betul, terus apalagi?
Murid: Suka konspirasi politik.
Guru: Demi apa?
Murid: Kepentingan, Bu!!
Guru: Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?
Murid: Di televisi, Bu!
Guru: Karena apa?
Murid: Karena skandal dan kasus, Bu!!
Guru: Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?
Murid: Pasti sering mendadak tajir, Bu!!
Guru: Darimana, kok bisa gitu?
Murid: Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas.
Guru: Dari siapa?
Murid: Dari yang pengin diuntungkan.
Guru: Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?
Murid: Setiap hari, Bu!!
Guru: Kok bisa, alasannya?
Murid: Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat.
Guru: Biasanya yang dibahas apa?
Murid: Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan.
Guru: Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?
Murid: Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!
Guru: Kenapa semestinya?
Murid: Karena aneh, Bu!
Guru: Aneh kenapa?
Murid: Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu.
Guru: Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya.
Murid: Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu.
Guru: Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?
Murid: Kan, nggak tahu malu, Bu.
Read On 0 komentar

Catatan

About Me

My photo
Ikuti kata hati kemana kaki harus melangkah

Obrolan

Followers


free counters
Avenged Sevenfold ~ Dear God

Get more songs & code at www.stafaband.info

Slipknot - Snuff